Month: November 2016

Apa sih yang didapat ???

Posted on

bosan3 Sebenarnya apa sih yang kita dapat dari penggunaan media sosial, atau umumnya kehadiran teknologi informasi ??? Jawaban umum pasti berkaitan dengan dua hal ini; yah ada baik dan ada buruknya juga 🙂 Yups itu jawaban standar emang, walau lagi-lagi standar baik dan buruknya itu bisa saja berbeda antara satu orang dengan lainnya. Semisal ‘hate speech’ yang saat ini lagi marak, bagi pendukung A yang begituan bukan ‘hate speech’ gan, tapi kebenaran.. gitu katanya. Begitu juga sebaliknya, hingga kemudian kubu-kubuan, debat kusir bahkan hingga block dan unfriend hehe… Padahal tak bisa dipungkiri juga, kecenderungan memilih atau berafiliasi pada kelompok tertentu atau tokoh tertentu, hingga jatuh hati dan cenderung buta mata terhadapnya, tentu menghilangkan objektifitas, logika dan seterusnya. Sejurus kemudian melahirkan pandangan buta; serang sana sini terhadap pendapat atau pemikiran yang tidak sekubu dengannya.

Well begitulah dunia medsos akhir-akhir ini. Kadang assik masyuk, terkadang pula ringkih dan riweuh. Tapi ya sudahlah, masih banyak sisi lain sebenarnya yang bisa dimanfaatkan dari kemajuan teknologi informasi. Kehadiran medsos hanyalah satu diantara sekian fungsi lainnya dari IT. Saya sendiri memanfaatkan teknologi informasi ini selain sebagai hiburan (dalam media sosial khususnya), juga sebagai alat yang mempermudah pengembangan usaha yang tengah dirintis, disamping sebagai sumber informasi dan pengetahuan, peluasan jejaring (e-commerce) dan lain sebagainya.

Dari sisi jangkauan, IT tidaklah mengenal batas wilayah. Ini jelas keunggulan teknologi yang satu ini. Dari sisi pengoperasian juga tidaklah terlalu rumit, dalam artian masih bisa dipelajari setidaknya untuk penguasaan dasar-dasarnya. Bahkan panduan atau tutorial apapun bisa didapat melalui penelusuran akan objek masalah yang dituju. Aplikasi juga berserakan dimana-mana, mau yang gratisan atau yang advanced dengan mekanisme berbayar. Semua ada, dan hadir membantu kita. Tergantung tujuannya dipakai untuk apa. Mau berkomunikasi via video bisa, mau sekedar chit chat bisa, mau promosi lagu, karya tulis, desain dll juga bisa (bahkan gratisan semisal di wp ini atau yang lebih menjual lagi semisal http://www.wix.com juga bisa), mau jualan barang juga bisa, ngerjain PR juga bisa (anakku berulangkali berselancar sendiri mencari tugas-tugas penyelesaian PR sekolahnya), mau ngeksis dan kekinian biar kaya orang-orang bisa nampang di medsos (sebut saja FB, IG dan lain sebagainya), mau main game juga bisa, atau bahkan mau nikah lagi juga …???? . Pokoknya banyak deh hehe…

So, bagi yang bosan dan jenuh dengan time line yang berseliweran di medsos seputar masalah yang itu dan itu juga… skip aja deh. Toh masih banyak fungsi lainnya yang bisa dimainkan dan digunakan. Yah setidaknya buat saya sendiri yang mulai bosan 😦

Sory agak ga nyambung dengan judulnya !!

Garage Sale Gramedia di Jakarta

Posted on Updated on

ttpivcyxCuci gudang gramedia pertama kali saya dapat infonya dari my bro Aldiano, kebetulan dia memang bekerja di salah satu penerbit buku di Bandung. Tempatnya di caringin katanya. Tadinya saya ingin menyempatkan diri kesana ngajak si Kaka dan Abang. Tapi ga kesampaian juga, ada aja sih alasannya hehe… mulai dari Ibunya yang kini mulai kuliah tiap hari Minggu, jadwal saya beberes rumah tiap Sabtu yang ajaibnya sampe sekarang belum beres-beres juga itu hiks… hiks… hingga jadwal les musik Kaka yang sementara ini juga di hari Minggu. So, weekend menjadi sulit pergi-pergi apalagi keluar kota, sebut saja Bandung. Dan tuntas saja, bulan ini nggak kemana-mana, kecuali sekedar berbelanja bulanan di supermarket, ke pasar Ah Poong dan sisanya di rumah saja menikmati waktu bersama seperti sabtu pagi kemarin membuat lasagna bersama dengan anak-anak.

Nah, tetiba tadi pagi aku melihat notifikasi reply komen ku di page nya bunda Dina. Dan berita yang kucari-cari itu ternyata dia jawab hehe… makasih ya Bunda Dina atas informasinya. Oya bagi kawan-kawan yang niat ikutan juga ngeborong buku, simak nih waktunya di bawah ini :

Acara cuci gudang Gramedia dilakukan di gudangnya.. utk Jakarta, gudangnya ada di Tangsel:
8 – 22 November 2016.
Jam 08.00-15.00 WIB.
Di Kompleks Pergudangan Taman Tekno IX Blok D.12B-15, BSD, Tangerang Selatan.

Cukup jelas kan. Catat ya tempat dan waktunya. Sepertinya saya akan kesana besok, atau paling telat hari sabtu ngajak si Kaka.. dia kan suka baca buku cerita dan sejenisnya. Eh tapi buku pelajaran juga dia lagi perlu sekarang, secara dia udah kelas 4 jadi udah mulai UTS dan UAS, beda waktu kelas 1 sampai dengan kelas 3 yang memang tidak ada ujian di sekolahnya.

So segitu dulu ah, oya sepertinya mulai besok absen dulu buka FB… bosen timeline nya gitu-gitu aja…. fanas dan fenuh fentungan. Aw..

Kau Mengubah Kami

Posted on Updated on

ahok-vs-habib-riziq

Kontestasi Pilkada DKI memang menyedot semua energi, khususnya media sosial. Hampir setiap detik lewat tampilan timeline FB misalnya, beribu berita yang di share lantas di komentari bermacam-macam, berdebat hingga kata-kataan nggak jelas. Hehe, riuh rendah mengassikkan memang.

Oya tanpa sengaja tadi malam saya membuka Hp istri dan iseng membuka time line nya (tentu dengan sepengetahuan dia lah ya). And tebak, ya isinya sama saja soal yang itu-itu juga. Hadeuh, parahnya lagi hampir semua dari pertemanan itu ada di kelompoknya kubu sebrang. Masih beruntung time line saya tidak seragam semua, masih ada beberapa orang yang berpikiran waras dan menulis sesuatu yang baik, mencerahkan sekaligus membuat untuk berpikir ulang, dan melihatnya dari sisi yang lain.

Pertemanan baik itu di dunia nyata maupun maya memang kan membawa kita; kekiri-kanan dan atas – bawah. Walau pada akhirnya kita akan cenderung memilih dan mendekatkan diri pada kelompok yang sesuai atau memiliki kedekatan dengan cara pandang kita. Namun demikian, pengaruh yang disebarkan secara terus menerus akan menggiring pada angin yang berhembus. Bisa saja suatu saat penilaian kita berubah dari kiri ke kanan, atau malah menjadi sintesa yang memadukan keduanya.

Itulah dinamika, berubah, bertumbuh dan beranjak dari satu tahap ke tahap lainnya. Rasanya sebuah kerugian jika kemudian fanatisme, egoisme dan kebencian mengungkungnya dan memenjara diri untuk melakukan ekspolari pada alam yang lebih luas, bahkan melampaui apa yang telah ada. Apalagi sekedar mengikuti angin yang dihembuskan, maka filterisasi menjadi kunci.

Aku, kamu dan kalian yang Berubah

Telah banyak bukti bagaimana perubahan ini juga menghinggapi kawan-kawan saya. Selang 5 sampai 10 tahun tak bertemu kini rasanya mereka menjadi sosok yang berbeda. Ada kawan yang dulu saya kenal sangat terbuka, rajin bergaul dan memiliki visi yang luas kini menjadi terkotak dan sulit menerima perbedaan. Ada juga yang dulu saya kenal biasa saja, tidak berhijab bahkan cenderung abangan, kini menjadi sosok yang keras dan pembela panji quran (itu juga katanya sih hehe). Atau bahkan yang menarik adalah sosok kawan saya yang lain yang dulu sangat soleh, rajin sembahyang, cenderung tidak menerima pendapat diluar kelompoknya malah kini menjadi semakin terbuka dan lebih bijak melihat persoalan. Pun demikian dengan saya pribadi hehe…

Perubahan itu nyata adanya, dan kadang kita hanya bisa tertawa setelah 5 hingga 10 tahun kemudian dan berada pada posisi yang berbeda dengan saat ini, kemudian mengingatnya kebelakang. Beruntung jika pilihannya itu benar, namun jika sebaliknya maka yang lahir kemudian hanya penyesalan tak berujung. Kehati-hatian patut menjadi kunci, memilah dan memilih informasi yang baik patut dikedepankan. Kepala yang dingin dan mau menerima kekeliruan diri adalah hal lainnya. Dan dibalik itu semua, persaudaraan jauh lebih penting. Gaduh dan friksi mungkin bagian dari dinamika sosial. Tapi anarki, merasa benar sendiri, merasa menang sendiri, merasa paling suci, dan sempitnya pandangan diri (pada fanatisme dan kebencian) hanyalah bibit-bibit kehancuran yang akan disesali nantinya. So, hati-hatilah kawan