Visions (2015) ; Bukan resensi atau review

Posted on

Rutinitas yang begitu saja setiap hari ditambah dengan waktu UAS yang tinggal beberapa hari lagi, membuat pikiran sedikit limbung atau bahkan stress. Hadeuuh… konsentrasi juga sedikit terganggu nih, dari 9 buku bahan ajar yang semestinya tuntas dibaca dan dikerjakan latihannya hanya baru 5 buku yang selesai. Pfuuhh sungguh tantangannya sangat berbeda dengan masa single dulu saat mengambil kuliah di Sistem Manajemen Informasi STMIK dan Ilmu Kesejahteraan Sosial Unpad (yang tidak selesai itu)…. rasanya setiap tugas lumat habis dikerjakan dalam waktu singkat. Tak jarang hasilnya fantastis menembus angka 4. Sekarang …. hehe jangan tanya, mau angka 3 saja mesti pontang panting gak keruan. Dipaksain baca saja setengah buku dalam semalam .. mata belerrr sebeler-belernya… ngantukkkkssss.

Visions (2015)

MV5BOTM4OTY3NTcwMV5BMl5BanBnXkFtZTgwMDY5MjE1NjE@._V1_SY317_CR0,0,214,317_AL_Meski bukan termasuk kategori film dengan bugdet tinggi, yang juga ditopang dengan bintang-bintang papan atas Hollywood, toh film ini termasuk satu dari sekian judul film yang ngebet didownload. Cast utamanya hanya Isla Fisher yang mungkin agak familiar, sisanya terasa asing seperti aktor Gillian Jacobs yang berperan sebagai suami.

Genre yang diambil termasuk dalam kategori Horror – Thriller … wow pas nih hehe. Semula saya menduga film ini horor biasa dengan jualan utamanya hantu. Setidaknya anggapan itu benar adanya sampai sepertiga film. Namun memasuki penghujung, anggapan itu nyata keliru. Sebab apa yang dialami sang tokoh utama ‘Evelyn’ tak lain dan tak bukan adalah firasat, atau istilah kerennya adalah Premonition… Jadi apa yang ia alami selama ini bukanlah hantu sebagaimana biasa. Penglihatan itu merupakan kejadian-kejadian yang justru akan terjadi dan tertuju pada satu malam di rumah yang baru mereka tempati.

Premisnya sedikit menarik bukan??? Walau agak sedikit janggal, terlebih ketika Eve diperlihatkan gambar-gambar masa lalu pembuat rumahnya, yang hasilnya adalah gambar ia beserta suaminya. Rupanya teror dan kejadian aneh juga menerpa beberapa keluarga yang menempati rumah itu. Dan itu bukanlah hantu, melainkan peristiwa yang justru terjadi di masa depan, ketika Eve dan suaminya menempati rumah itu.

Closing

Tulisan ini bukan resensi ataupun review film Vision seperti yang lumrah ada di blog-blog lainnya. Ini hanya sekedar curhatan saya saja ditengah kebosanan yang luar biasa saya alami. Dan well sedikit menahan waktu dengan leisure, menonton film… bisa menjadi hiburan tersendiri. Dan siapa tau kedepan lebih baik lagi, terutama saat berhadapan dengan rutinitas yang begitu lagi dan masa Tugas Akhir Program juga UAS yang tinggal menghitung hari.

Semoga []

Salam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s