Menjajal si Putih

Posted on Updated on

Di penghujung puasa lalu, akhirnya kesampaian juga ngejajal Si putih. Dengan jalan yang cukup berliku, sempit dan menanjak (curam dibeberapa bagiannya) akhirnya sampai di tempat yang direkomendasikan adikku. Perjalanan dari ciumbeuluit (Unpar) kurang lebih 20 menit saja. Tapi ya itu, untuk ukuran mobil sejuta ummat seperti ini dengan cc1300 ditambah dengan kondisi mobil yang penuh yo wess gigi satu…. masuk gigi dua ngeden kawan-kawan, nggak kuat. Tapi alhamdulillah yang penting puas ngejajal, karena setelah itu lanjut ke cimenyan dan pasir honje. Berikut adalah photo kenang-kenangan dari rumah makan sunda yang ada di seputaran Punclut Bandung

selepas bedug maghrib.. langsung santaappp
selepas bedug maghrib.. langsung santaappp
Masakan sunda disajikan dengan nasi merah.. nyam nyam lah pokoke
Masakan sunda disajikan dengan nasi merah.. nyam nyam lah pokoke
Suasana menunggu berbuka puasa
Suasana menunggu berbuka puasa
Berphoto bersama sesaat sebelum pulang
Berphoto bersama sesaat sebelum pulang
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s