Hidup, keberuntungan, jalan dan usaha

Posted on Updated on

Memulai bisnis bukan dari keahlian atau minat memang susah. Bingung mesti memulai dari mana dan arahnya mau kemana. Kapan mesti dimulai, kepada siapa ditawarkan dan bagaimana merawatnya agar sustain dan berjalan lama. Tapi tiada kesulitan yang tidak diberi jalan keluar, selama kita berusaha dan mencari, kesempatan itu akan datang; setidaknya jika kembali gagal kita mendapatkan pengalaman hehe….

Sebenarnya letak jalan buntu bisa disebabkan oleh sikap minder. Ya karena itu tadi, memulai bukan dari keahlian dan juga minat. Maka diri serasa nol, ndak tahu apa-apa. Gamang berbuat hingga terkesan ragu-ragu dalam mengambil keputusan. Nah apakah saudara sekalian pernah mengalami demikian??? Saya pernah.. atau bahkan sekarang tengah mengalami. Padahal dua jenis usaha ini sudah saya coba lakukan selama lebih dari 1 tahun. Semestinya sudah banyak hal yang saya dapatkan bukan?? Let say …. ya katanlah pengalaman trial dan error selama hal ini berjalan, masa tidak ada! …. Ah terkadang memang kita tidak mampu menyadarinya, padahal setiap hari berkutat dengan masalah yang sama dan dituntut menyelesaikannya dengan baik.. Tapi hanya sedikit yang kemudian menempel di kepala sebagai ilmu; untuk terus memperbaiki dan membuka jalan yang lebih lebar kemasa depan. Terus terang saya ingin seperti itu, tapi masih adakah energi untuk terus ‘on’ … ndak gampang loyo bahkan impoten ; mati di tengah jalan.

Pencapaian… mungkin ini juga salah satu indikator pengukurannya. Setelah sekian lama berjalan sejauh mana pencapaiannya ; baik yang bersifat pribadi maupun dari segi bisnis yang dijalankan. Dari sisi pribadi bisa berupa pencapaian income yang menanjak naik, diri bertumbuh dengan ilmu baru dan rasa minder yang sudah mulai terkikis (harusnya bisa habis). Dari sisi bisnis pencapaiannya bisa berupa sejauh mana pasarnya terbuka, sudah berapa pelanggan yang ada saat ini, dan mampukah usaha ini bertahan setidaknya untuk 2 sampai dengan 3 tahun yang akan datang.

Meminimalisir resiko adalah kejelian yang kadang tidak lahir begitu saja. Ia mesti ditempa, mungkin bagi saya meminimalisir ini sama dengan berhati-hati ketika melangkah. Tapi juga hal ini kadang menjadi boomerang, karena terlalu berhitung akhirnya lambat mengambil keputusan… tuh khan jadi bingung. Okey.. mungkin lebih baik bagi saya meneruskan apa yang sudah dimulai. Biarkahlah berjalan lambat, sembari mencari alternatif lain sebagai bentukĀ cadangan atau plan B ketika rencana A mandek. Meneruskan kuliah mungkin bisa menjadi salah satunya, dan targetnya tahun depan mesti lulus… malu sama umur mas hehe…..

So, benar kata pepatah ‘the power of kepepet’ memang kadang tidak terduga, bisa lahir gitu aja. Apalagi bagi orang yang masih bingung menentukan arah hidupnya saat ini. Maka disaat kepepet itulah, kesempatan datang menghampiri walau tidak sesuai dengan minat dan keahlian. Kata orang ‘biar saja.. asalkan bisa hidup’ …… atau nasihat bijak primum vivere deinde philosophari … tul… betul. Hiduplah dulu baru kemudian berfilsafat, bukan sebaliknya kawan ???!!!!

Menjelang Jumatan yang kemungkinan mengantuk

26 Dept 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s