Diskusi dan Tugas Kuliah; Masalah yang paling krusial dari wajah Birokrasi Kita

Posted on

bicara birokrasi, Indonesia memang juaranya !!!
bicara birokrasi, Indonesia memang juaranya !!!

Masalah Pokok :

Menurut saya , sedikitnya ada dua masalah pokok birokrasi kita saat ini :

1. Mental
Dari sisi mental atau psikologis, birokrasi kita sebagian masih terjebak pada pola pikir ‘dilayani’ bukan melayani masyarakat. Hal ini setidaknya terlihat mulai dari ujung tombak terbawah birokrasi, semisal Desa dan atau Kelurahan. Watak ini mungkin melembaga dan amat sulit dihilangkan dan hampir merata di sebagian besar daerah di Indonesia

2. Budaya
Pewarisan budaya khususnya budaya ‘keliru’ yang kemudian ditularkan dan diwariskan kepada setiap generasi. Mulai dari jam kerja yang longgar, aturan disiplin yang rendah, praktek suap, kolusi dan mark up proyek (khususnya yang melibatkan pihak ke-3). Hal ini dirasakan semakin merata di semua daerah, terlebih pasca OTDA yang memberikan kewenangan kepada masing-masing daerah menyelenggarakan pemerintahan.

Solusi

Solusi masalah tersebut terkesan memang rumit, ibarat mengurai benang kusut harus memulai dari mana. Ada satu teori ekstrim yang menyatakan bahwa pewarisan generasi itu bisa dihentikan dengan cara revolusi, dalam hal ini adalah memotong alurnya dengan cara menghabisi generasi tua birokrasi. Akan tetapi tidak mungkin hal ini terlaksana mengingat jumlah para birokrat kita yang rata-rata berusia di atas 40 tahun keatas. Hal logis yang masih bisa dilakukan adalah dengan perbaikan sistem dan rekrutmen pegawai, tidak hanya pegawai baru tetapi yang lebih utama adalah rekrutmen pucuk pimpinan birokrasi.

Perbaikan sistem ditandai dengan revisi UU tentang kepegawaian, pengawasan dan punishment yang konsisten terhadap pelanggar. Lalu pucuk pimpinan tidak kalah pentingnya. Sebab selama ini ditengarai pemilihan pimpinan, baik itu kepala seksi, kepada biro, kepala direktorat, kepala dinas dan seterusnya marak suap, dan ada unsur like and dislike bukan kepada penilaian objektif dari kinerja dan skill yang dimiliki. Jika dua hal ini mengalami perbaikan, bukan tidak mungkin dalam 5 sampai 10 tahun kedepan wajah birokrasi kita berubah ke arah yang lebih baik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s