Saat ini … bukan 7 tahun lalu

Posted on

IMG_20140220_093529
Kue sederhana untuk Kakak sebagai penanda Milad mu yang ke-7. Disaksikan teman-teman kakak di dalam kelas juga hehe…

Waktu terus berjalan, detik demi detik hingga tahun ke tahun. Ketika prosesi kelahiranmu dulu kusaksikan, dengan menggenggam kamera video recorder di ruangan bersalin itu, tangismu begitu memekik. Mulutmu begitu lebar, sekujur tubuhmu dilumuri cairan, kental dan berwarna sedikit merah. Ohh… tak ada ungkapan lain yang bisa kulakukan selain syukur yang mendalam pada Tuhan.

Dan waktu pun berlalu, 1 tahun pasca persalinan itu kita melaluinya dengan penuh perjuangan. Mungkin engkau tak ingat bagaimana kita pulang larut malam naik vespa, karena ada yang harus kukerjakan di toko. Saat itu aku masih berkuliah sembari membuka toko dalam bidang graphis dan multimedia di jatinangor. Tahun kedua, perayaan Ultah dilakukan di kediaman Nenekmu di Jakarta. Saat itu perayaan dilakukan secara meriah, maklum saja subsidi di tahun kedua itu masih ada. Dan Nenekmu menjadi satu diantara sekian orang subsider Ultahmu kala itu, disamping orang tuaku di Bandung hehe…

IMG_20140220_094149
suasana perayaan yang sederhana di kelas. kakak mendapatkan pelukan dari teman-teman dan ucapan selamat sebelum pemotongan kue

Tahun ke-3 kali ini berdikari. Aku dan Ibumu yang melakukannya. Bahkan bisa dibilang lebih meriah jika dibanding tahun ke-2 mu. Tak kurang dari 100 undangan hadir, anak-anak komplek dan anak-anak kampung tetangga Mpok Warmah yang saat itu menjagaimu setiap hari. Beberapa keluarga juga turut hadir, yang dari Depok dan Bekasi. Sementara Om dan Nenek dari Bandung tak kalah sibuk membantu menyiapkan dekorasi, nasi tumpeng dan goody bag yang kemudian akan dibagikan sebagai kenang-kenangan.

Tahun ke-4 rasanya datar saja. Karena di tahun itu engkau sudah mulai beranjak anak-anak, rasanya tidak terlalu perlu pula perayaan seperti dulu. Disamping itu kebutuhanmu juga semakin banyak. Alangkah bijaknya jika budget yang ada dialihkan untuk hal lain yang lebih penting, seperti persiapan kelahiran Adikmu, Kakaknya Ade Fathir yang kemudian takdir merenggutnya dari kita. Jasad, atau lebih tepatnya daging dengan sedikit struktur tulang didalamnya Aku kuburkan tepat di halaman rumah di Pancoran Mas.

Tahun ke-5 adalah tahun getir dalam usiamu. Kali itu aku ingat betul Ultahmu dilakukan dengan amat sangat sederhana. Itupun dengan sabar kita menunggu Ibumu pulang karena letak rumah kita yang begitu jauh dari Sekolah. Ini memang keputusan Aku. Setelah insiden keributan yang kerapkali dialami, budaya keluarga yang bagiku salah, prilaku mistiknya, kekasarannya hingga hilangnya rasa malu dalam dirinya, membuatku muntah dan segera saja untuk menjauh dari keluarga Ibumu, terutama kakekmu itu. Dengan bekal 3 buah gerobak franchise Teh Poci yang di 2 tahun sebelumnya kujadikan lahan usaha sampingan aku dan ibumu, akhirnya kita menyepi dan menjauh menuju Kabupaten Bogor. Semua dibangun dari Nol lagi, perkawanan, sekolahmu hingga usaha yang sudah kujalani 3 tahun selepas keluar dari tempat kerjaku di tahun 2009 dulu (www.rumahchantik.multiply.com).

IMG_20140220_094115
Kakak menjelang peniupan lilin. Excited banget dia hehe…

Kini tepat di tanggal perayaanmu yang ke-7, semua mulai membaik. Tuhan rupanya masih menuntun dan mengarahkan kita dengan benar dalam bingkai kebersamaan yang utuh. Pernah terbesit memang untuk pergi saja… tapi setelah kusadari lagi, tiada guna. Cukup aku saja yang terlahir dari produk perceraian Orang Tua. Engkau dan Adikmu tidak. Sesulit apapun itu, semua harus dijalani bukan. Tahun ini aku kembali mendaftarkan alih nilaiku. Hasil studi dulu di Jatinangor selama 2.5 tahun rasanya sayang jika menguap begitu saja. Maka tahun ini pula aku ingin persembahan terindah berupa kelulusanku dalam bidang Ilmu Sosial dan Politik. Ilmu lain berupa komputer yang juga dulu kuikuti di STMIK selama 3 tahun dan multimedia (otodidak) biar saja menjadi sandaran sementara untuk mencari rezeki. Dan  usaha sampingan lainnya yang selama 1 tahun belakang ini kurintis, baik dalam bidang kuliner (makanan dan minuman) juga bidang lainnya. Semoga semua bermuara pada arah yang lebih baik. Amiin

crop
Kami bertiga di depan kelas 1 Merapi. Bu guru yang motret nih 🙂

Happy Birthday Kaka…. peluk cium dan sayang untukmu 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s