KEBERHASILAN ITU … ??

Posted on

Siapa coba yang dalam hidupnya tidak ingin berhasil ? Tentu jawabannya semua orang kepingin !!! Gagal, ahh… rasanya tidak ada yang mau kata itu hinggap dalam hidupnya. Lalu apa itu keberhasilan. .. mungkinkah definisi keberhasilan aku dan kamu itu berbeda.

successKeberhasilan dari ragam teori

Dalam prinsip komunikasi keberhasilan diartikan sebagai umpan balik. Artinya komunikasi yang dilakukan oleh komunikator (istilah komunikan merujuk pada pengertian peserta komunikasi, yang meliputi komunikator – yang berbicara – dan komunikate, yang mendengarkan) dinilai berhasil jika efektif mempengaruhi prilaku komunikate, dan atau komunikate telah mengalami proses decoding, penyandian balik berupa umpan balik dirinya bagi sang komunikator. Indicator keberhasilan ini terlihat misalnya; Saya menulis (komunikator), kamu membaca sampai selesai (komunikate) lantas kamu menilai ada yang salah dalam tulisan ini. Tak lama kemudian kamu mengangkat telp. Dan mengatakan bahwa tulisan saya ini keliru (terjadi umpan balik).

Konsep keberhasilan ini akan berbeda halnya jika sudah dimasukkan kedalam istilah empirisme alam (katakan fisika misalnya). Suatu teori baru dinyatakan valid, jika sudah dapat dibuktikan dengan proses pengindraan (empiric). Artinya konsep apapun baru dipandang sebatas hipotesis jika belum dibuktikan secara nyata. Jika terbukti benar maka hal itu adalah berhasil. Demikian pula jika kita berbicara tentang arti keberhasilan-keberhasilan lain yang berangkat dari konsep yang berbeda, tentunya akan mengalami diversifikasi yang beragam pula.

Maka menurut saya (boleh berbeda) keberhasilan erat kaitannya dengan kecermatan kita dalam menentukan tujuan (bisa dibilang objective, purpose, atau goalnya). Tujuan adalah aims, dari sasaran-sasaran yang sudah kita tentukan. Sasaran-sasaran ini merupakan hal-hal yang ingin kita capai pada waktu yang akan datang, sehingga menurunkan cara atau strategi dan melahirkan motivasi untuk meraihnya. Tujuan yang tepat, akan melahirkan sejumlah strategi yang tepat pula, disamping itu tujuan yang fleksibel dan terukur akan melahirkan motivasi yang tinggi untuk meraihnya, sebab kita meyakini cita-cita yang kita pajang itu bukan utopia, melainkan sesuatu hal yang mungkin untuk kita raih.

Maka sebelum menginginkan keberhasilan, sudahkah kita menetapkan tujuan kita? JIka sudah seberapa jauh hasil yang kita capai untuk mendekati tujuan tersebut? Jika sudah dekat maka dapat dikatakan kita berhasil, akan tetapi jika belum bukan berarti gagal. Hanya saja memerlukan waktu yang lebih panjang agar kita lebih dewasa.

(reupoad dari tulisan lawas saya di tahun 2004)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s