Month: November 2013

KESENDIRIAN, MENJEMUKAN DAN SOLUSI

Posted on Updated on

lonely_1 Kesendirian membawa orang pada masalah. Di awal mungkin saja nampak seperti biasa, terasa normal dan tidak terganggu. Namun semakin lama akan semakin terisolasi, mulai dari pikiran (yang utama) hingga kemudian pada prilaku. Sekuat apapun usaha seseorang untuk bertahan, baik itu dengan amunisi bacaan dan seterusnya, namun naluri primordial untuk bersosialisasi akan lebih kuat. Perubahan prilaku akan terjadi walau terasa lamat tapi pasti.

Orang yang tidak mampu mengatasi hal ini, cenderung akan gelisah, membenturkan dirinya pada kenyataan yang sama sekali tidak bisa ia capai solusinya. Bisa jadi konflik bathin ini akan meluas melahap orang-orang terdekatnya, baik itu istri, anak-anak hingga orang tua dan kerabatnya.

Sesungguhnya kesendirian tidak lahir dengan sendirinya. Bisa jadi masalah itu muncul pertama kali lewat pola hubungan yang kurang baik semasa seseorang berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan jiwanya. Life is a choice… betul kawan. Pilihan untuk bersosialisai memang ada, akan tetapi ketika hal itu dirasa berat karena beban tertentu, maka orang-orang introvert semacam ini akan kembali duduk menyendiri dan memecahkan masalah itu sendiri. Jarang sekali tipe orang seperti iniĀ  membaginya, walau terhadap keluarganya sekalipun.

Beruntung jika ia memiliki muara, namun jika tidak maka permasalahan jiwa nya akan semakin akut. Bagi beberapa orang masa ‘sendiri’ adalah masa yang bisa digunakan untuk berkontemplasi, sebagian lagi memilih menuliskan kelah kesuhnya kedalam buku harian, blog dan ngetweet. Muara seperti ini tentu akan berdampak positif akan kesehatan jiwa nya kelak. Namun bagi yang tidak memiliki muara, tentu akan membawa masalah.

Mereka yang berpikiran terbuka, mampu menyelesaikan konflik internal jiwa ini dengan perlahan dan mengarah pada kebaikan. Namun usaha ini juga tidaklah mudah. Terlebih jika keadaan dan lingkungan sekitar tidak memberikan dukungan. Oleh sebab itu kekuatan mental berperan penting bagi orang-orang demikian. Sebab hanya kekuatan itulah yang mampu membuatnya bertahan untuk terus memompa semangat untuk terus berbuat yang terbaik, belajar dari lingkungan dan menyelesaikan secara perlahan masalah yang ada dalam dirinya.

Hidup itu pilihan kawan, dan kita sendiri lah yang mampu membuat pilihan itu baik atau menjurus pada keburukan. Nasib baik adalah ketika lingkungan turut membantu menentukan pilihan itu ke arah yang lebih baik. SEMOGA

1#diary

Advertisements